Oleh: mukidi | Agustus 4, 2017

Seminggu Cerita Cinta Tentang Kopi

Seminggu yang lalu, rumah kopi mukidi kedatangan tamu. Tepatnya 25 – 31 Juli 2017, tamu dari beberapa negara. Tujuan untuk mengenal tentang kopi mulai dari kebun, sampai siap saji.

20247861_10211406842021403_6431446086583757972_oTak lupa penulis selalu cerita tentang konsep yang diterapkan, yaitu petani mandiri. Konsep tidak sekedar wacana, tapi itu pola contoh. Olah lahan sesuai kaedah konservasi, aneka komoditas di lahan, olah komoditas jadi produk dan pemasaran.

Tahapan tahapan itu selalu diceritakan kepada siapapun, termasuk kepada tamu yang datang. Untuk capai semuanya butuh konsistensi, itulah kunci utamanya. Para tamu melihat ke kebun kopi dan bagaimana proses perawatan kopi.

20292753_10211417049836592_7555592313933154994_nPasca panen juga menjadi cerita yang menarik, karena banyak cara proses yang tentunya akan menghasilkan cita rasa yang beda. Tahap selanjutnya adalah sangrai kopi, namun karena listriknya padam, belajar sangrainya jadi manual. Mungkin sesuai pepatah tak ada rotan akarpun jadi ha ha ha.

Hari berikutnya ganti tamu, ingin tahu tentang kopi juga. Mulai dari kebun, namun sebelum ke kebun para tamu minum kopi dulu dengan aneka macam alat seduh. Mereka tertarik ingin tahu tentang kebun kopinya. Akhirnya berkunjung ke kebun juga, sampai ingin tahu detail tentang tanaman disekitar pohon kopi. Sehari full rombongan dari mancanegara ingin tahu tentang kopi Temanggung.

Hari berikutnya rumah kopi mukidi, dapat kunjungan dari peserta pelatihan dari Dinas Koperasi Propinsi Jawa Tengah. Peserta dari 4 Kabupaten, yang kebanyakan pelaku usaha di kopi. Penulis berbagi cerita ketika awal mulai merintis kopi, sangrai kopi dengan gerabah, hingga modifikasi alat sangrai kopi. Tentunya tak luput konsep kemandirian petani juga turut diceritakan.

Yang lebih seru lagi adalah penulis menjelaskan kepada peserta berikutnya, karena ini peserta yang memang ingin tahu detail tentang kopi sampai harus tinggal 3 hari di rumah kopi mukidi.

20264675_10211426184184945_5483674023642175466_nMalam hari datang langsung diskusi tentang kopi sampai bisnis kopi. Pagi harinya berkunjung ke kebun kopi yang dimiliki penulis. Penjelasannya tentang konsep petani mandiri langsung di lahan. Tentang konservasi dan lainnya, tentunya tentang petik kopi yang baik dan benar tak luput diprakteknya.

Proses pasca panen ini dicoba dengan menghitung cery merah yang dipetik. Dikupas dan dihitung penyusutannya, proses belajar yang santai ini sambil guyonan e e e e. proses penyusutan itu jadi dasar ketika ingin tahu detail ketika ingin mulai merintis sebuah bisnis kopi.

Kelas 3 hari ini begitu padat, sampai menghitung analisa biaya untuk secangkir kopimu, sebelum di sruput……. sampai sini dulu ceritanya http://www.kopimukidi.com http://www.mukidi.co.id

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: