Oleh: mukidi | Desember 30, 2016

Ke Bandung Belajar

Perjalanan ke Bandung untuk menimba ilmu tentang kopi kepada teman teman yang sudah berpengalaman merupakan hal yang membahagiakan. Perjalan berangkat tanggal 15 Desember 2016, difasilitas Disperindagkop Temanggung.

Gunung puntang merupakan tujuan utama, melihat hasil olahan kopi yang menjadi juara kontes di Atlanta dari olahan Ayi Sutedja. Perjalanan dari Temanggung pagi bersama rombongan melalu Yogyakarta naik kereta terdiri dari pelaku usaha dan Disperindagkop.

Satu hari perjalanan di kereta terbayang bagaimana pak Ayi Sutedja sampai bisa jadi juara di Atlanta. Tentunya perjalanan itu akan terjawab setelah ketemu dengan pak Ayi. Sampai di Bandung sudah malam dan menuju hotel untuk menginap.

Usai makan pagi sudah ditunggu mobil untuk mengantar ke lokasi G. Puntang  pak ke Ayi Sutedja. Kelelahan itu terbayarkan ketika sudah sampai di lokasi pak Ayi begitu panggilan akrab dari Ayi Sutedja.

Pertemuan dengan pak Ayi di lokasi wisata G. puntang di lokasi penanaman terlebih dulu. Pak Ayi sengaja menemui dilokasi penanaman yang bekerjasama dengan Perhutani. Dia memperkenalkan jenis kopi yang kemarin buat kontes dan dapat juara namanya Tipikal. Namun dilokasi terdapat juga line es.

Sudah merasa cukup melihat kebun, langsung menuju lokasi paska panen yang terletak kurang lebih 2 km dari lokasi hutan. Rumah kecil yang tertata dengan rapi, dengan bangunan semi permanen begitu enak dipandang mata. Siapa yang melihat pasti akan tertariknya. Penulis melihat 3 bangunan, satu bangunan untuk menerima tamu, ada juga ruang proses kopi untuk fullwash dan satu lokasi untuk ruang sangrai.

Penulis juga melihat satu bangunan mungkin untuk tempat menginap. Pak Ayi Sutedja menjelaskan paska panen mulai dari natural, honey dan full wash. Semua proses dilakukan sendiri dan dia menjelaskan penuh makna.

Perjalanan ke dua adalah ke gunung tilu belajar dengan pak Aleh. Lokasi pak Aleh mulai dari pembibitan, lokasi produksi semua jadi satu. Pak Aleh memperlihatkan lokasi pembibitan, dan membuatkan beberapa cangkir espresso untuk teman dari Temanggung.

Pak  Aleh menjelaskan proses membangun jaringan dengan petani, dan eksportir. Pak Aleh sering diajak temu dengan pengusaha yang difasilitasi Pemerintah. Tidak tinggal diam usai pertemuan Dia sering menindaklanjuti agar terjadi kerjasama dengan para pengusaha.

Kunjungan yang membawa inspirasi ini semoga bermanfaat dan berkah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: