Oleh: mukidi | November 25, 2014

Konservasi Dan Kemandirian

Sekitar seminggu yang lalu, aku dikejutkan dengan durian monthong di kebun. Durian monthong yang 2,5 tahun lalu aku tanam sudah terlihat bakal bunga, artinya ketika bunga nanti mekar akan terlihat bakal buah. Waktu awal ketika saya tanam hingga sampai sekarang orang bilang nanti dicuri orang lhooo buahnya.

Mereka selalu ketakutan kalau dicuri buahnya, tantangan untuk berubah atau membuat perubahan itu luar biasa. Konsep kemandirian itu yang selalu membuat aku semangat untuk membuktikan kepada lingkungan sekitar. Ada beberapa petani yang tertarik itu ikut menanam, menanyakan harga bibitnya. Walaupun baru satu, dua orang yang sudah menanam artinya ada juga yang mengikuti jejak saya ha ha ha ha.

Durian monthong aku tanam berdampingan dengan kopi, dulu berdampingan dengan sengon. Alasan sederhana pergantingan sengon ke durian monthong, biar tidak ada penebangan kayu, soalnya kalau sengon tebang pasti akan roboh dan mengenai kopi. Maka tanaman buah jadi pilihan untuk berdampingan dengan kopi

Pulang dari kebun usai kontrol lahan, mampir dan diskusi dengan petani yang baru olah lahannya. Seorang petani yang lulusan SMA, sungguh bangga ketika saya ketemu dengan sedulur tani berpendidikan. Bangga bercampur dengan kesusahan juga terlintas dibenak saya.

Cara olah tanahnya ternyata langgar kaedah konservasi. Ini lah Dosa Konservasi kata bathin saya ha ha ha ha, karena dia bilang paham konservasi tanah tapi tidak mau melaksanakan.

Diskusi kecil dengan petani, mereka mau berbenah olah konservasi tanah serta mau tanam kopi untuk keliling dan pembatas lahannya. Dia mendengar cerita tentang kopi di Tlahap, dari familinya bisa ditumpangsarikan dengan tanaman semusim. Saya mencoba menjelaskan tentang konsep petani mandiri yang saya kerjakan, hingga gagasan untuk membuat perkumpulan sampai pada kekuatan ekonomi mandiri. Ide saya mendapat respon baik, bahkan petani tersebut mau menerapkan dan bilang semua itu perlu perjuangan dan proses panjang, semangat dan terus semangat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: