Oleh: mukidi | Juni 17, 2014

Petani dan Ngopi di Kelingan

Kelingan salah satu nama Dusun di Desa Caruban Kandangan. Kelingan sendiri mempunyai arti teringat, entah apa yang membuatnya jadi teringat. Tapi bagi saya sungguh membuat ingatan yang luar biasa terutama sama ketemu petani dan diskusi tentang kopi.

Diskusi tentang kopi kemarin,tepatnya hari senin 16 Juni 2014 dimulai tepat 16.15 wib, bertempat di kebun pak Tom. Kebun ini ada tanaman kopi dan rumah landak penulis menyebutnya, rumah itu disediakan untuk tamu yang mau singgah di Kelingan.

Diskusi memang terlihat santai namun bisa sampai pada sasaran, diskusi bagaimana proses kopi yang baik. Dari petik kelingan (4) (816 x 612)1sampai jadi bean, dari bean hingga roasted, bubuk hingga pada penyajiannya. Beberapa pertanyaan yang muncul ternyata terkait dengan pasar bagaimana setelah bikin kopi baik, dan benar. Siapa pembelinya. Pertanyaan ini hampir sama dengan petani lain diluar Kelingan mereka selalu menanyakan pasar.

Pandangan penulis sebenarnya sederhana, ketika bisa membuat bean baik, maka petani harus belajar dan membuat pasar sendiri. Penulis memberikan gambaran sederhana, kuncinya harus berani mulai bikin pasar, membuat nama baik itu perlu proses. untuk menyiasati penyelamatan ekonomi salah satu jalan dengan sortasi bean yang baik disimpan dan mencari pasar yang terbaik dan bean yang kurang baik dijual pada pasar biasanya.

Tentunya jawaban itu juga tidak memuaskan, namun bisa dinalar oleh sedulur tani yang ada di Kelingan. Bahkan pada diskusi selanjutnya tentang sruput kopi, terlihat aneh sekali. Banyak petani yang minum kopi merasakan terlalu pahit, memang penulis sengaja memberikan kopi murni dengan cara tubruk.

Namun hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi penulis dan sedulur tani Kelingan. Usai maghrib penulis mau pulang e malah kedatang tamu dari Kandangan Mas yudi, seorang perias manten, e e e diskusi jadi semakin seru mulai dari awal lagi sampai pada memanfa’atkan ampas kopi.

Diskusi diakhir jam 21.00 dan penulis juga harus mampir di mas Nico Megatan Ngumpul Kandangan, dan matur suwun mas Nico sungguhan semuanya. Semoga memberikan manfa’at untuk semuanya. amien

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: