Oleh: mukidi | September 5, 2013

Penyelamat Satwa Langka Ala Sugito

DSC_0000561Desa Kemuning Bejen Temanggung, masih mempunyai hutan alam yang terjaga dengan baik. Penulis bersama peneliti primata alumnus kehutanan UGM Wawan mengatakan, “wah ini salah satu hutan tropis dataran rendah yang masih terjaga dengan baik, ini harus dilestarikan jangan sampai dirusak”.

Dalam diskusi di rumah Sugito yang juga anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan, sekaligus Kepala Dusun Kemuning. “sebenarnya masyarakat sini untuk mandiri sangatnya bisa, coba bayangkan bantuan pemugaran rumah hanya senilai kisaran 3,5 juta. Ternyata bentuk swadayanya luar biasa lebih dari 10 juta, ini artinya mereka mampu untuk mandiri”, jelasnya.

Banyaknya pemburu yang masuk ke Alas Kemuning ini, tidak membuat Sugito diam diri. Dengan langkah kongkrit bersama penulis sekitar 6 tahun lalu memasang papan peringatan dilarang berburu untuk jenis satwa langka. Sugito sendiri ketika menempuh banyak hal untuk mengurangi pemburu yang masuk ke wilayahnya, yaitu dengan cara memperingatkan kalau Lutung Jawa jangan diburu.

DSC_0000567Upaya Sugito tidak percuma, dalam beberapa tahun pemburu mulai berkurang, namun dia juga harus berfikir untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya.” Pontensi hutan alam yang luar biasa ini sebenarnya bisa mendatangkan ekonomi untuk masyarakat sekitar sini, dengan banyak hal seperti membuat kerajinan dari hasil hutan, Mengumpulkan jenis biji yang ada didalam hutan dibuat pembibitan”, jelas Wawan yang KSPPrimata Jogja.

Sambil mengeliling hutan seluas kurang lebih 420 Ha,dengan jenis tanaman yang luar biasa dan terjaga dengan baik. “Kukang masih ada disini,” kata Sugito. ini membuat terkejut lagi bagi Wawan. “kukang merupakan binatang yang sangat langka dan saya yakin ini akan membuat Kemuning akan dikenal didunia internasional karena masih ada Kukang Jawa. Kang mukidi begitu Wawan memanggil penulis kita harus tidur didalam hutan lain waktu untuk mengidentifikasi jenis satwa, Sugito langsung menyambut nanti saya antar. Kita harus berfikir konservasi satwa dan bagaimana bisa meningkatkan ekonomi masyarakat kemuning,”papar Wawan.

 

Banyaknya tanaman langka juga bisa menjadi potensi yang menarik untuk diteliti lebih lanjut. Sambil istirahat dibawah pohon yang gede tapi tumbang karena angin. Cerita Lutung Jawa ditambah satu peserta petani yang sedang dalam hutan. Pohon kepel yang merupakan tanaman hampir punah juga banyak terlihat didalam alas kemuning.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: