Oleh: mukidi | April 1, 2013

Sekolah Berbasis Lahan

Sekolah tidak hanya berteori, namun perlu sebuah gerakan di lahan. Belum lama saya mendapat tamu dari anak-anak STEMBA Temanggung sebua

DSC_0000217

h sekolah kejuruan pertanian. Mereka bilang ingin magang, namun aku jawab dengan sederhana, kami bukan perusahaan hanya petani yang lagi belajar memproses hasil pertanian dan memasarkannya.

“Tidak masala pak, kami hanya ingin belajar bagaimana pengolahan lahan, jenis tanaman, dan pengolahan hasil serta strategi memasarkannya,” jawab salah satu anak Stemba. “Oke kalau begitu, kapan mulai,” jawab aku.

Pertengahan Maret tepatnya tanggal 18, pagi-pagi mereka sudah datang, namun acara pertama ini melihat kegiatan di SMP 3 Bulu yang merupakan kegiatan lingkungan dengan anak sekolah. Mereka biar tahu bahwa kegiatan menciptakan kader lingkungan itu sangat penting, namun membuat kader tidak sesederhana yang kita bayangkan.

Pada kegiatan hari ke-dua dan selanjutnya, mulai dari sangrai kopi, membuat kemasan, pengolahan lahan berbasis konservasi serta melihat perpaduan tanaman semusim dan tahunan. Pada acara akhir mereka harus memaparkan pengalaman menjual dan terjadi diskusi menarik. Pada pesan akhir saya selalu bilang jadilah petani yang sukses, lahan pertanian membutuhkan anak muda yang kreatif dan mau berinovasi. salam pertanian dan jangan pernah menyerah, jadilah petani mandiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: