Oleh: mukidi | November 3, 2012

Memberi Nilai Tambah

Belum lama saya ketemu petani, dia bilang bahwa rejeki yang paling banyak 90% bisnis, 7% petani dan 3% karyawan. Mungkin dia banyak bisnis sekarang sehingga bisa memunculkan temuan tersebut. Saya tanya kalau dulu tekun bisnis apa, “kentang, ” jawabnya, karena petani dari Dieng.

Dari diskusi itu saya mulai berfikir, bahwa paling rejeki banyak adalah bisnis, padahal aku harus olah kebun. Dengan berkebun kopi, ada sengon dan durian monthong, bagaimana hasil tersebut bisa menghasilkan nilai lebih, yaitu dengan agribisnis pertanian maka dengan seperti itu hasilnya menjadi 97% tidak cuma 90% .

Aku memang baru mulai bikin bubuk kopi arabika, walaupun masih kecil. Besar itu dari kecil, begitu keyakinan saya bahwa untuk memulai sesuatu itu dari kecil, sama dengan orang sekolah, Dasar dulu, menengah baru tinggi. Bubuk kopi aku buat beda dengan masyarakat pada umumnya, sehingga harganya juga beda jauh.

Awalnya aku bikin bubuk kopi arabika dari hasil kebun sendiri, namun sekarang sudah mulai beli kopi arabika milik petani lain, dan yang punya kebun kopi. Membina petani dalam istilah lainnya mendampingi petani biar bisa merawat kopi dengan baik merupakan kemauan keras aku. Konsep memdampingi petani yang aku kembangkan merupakan bentuk sosial diriku, karena dengan seperti itu petani jadi tahu merawat kopi yang benar, dan akhirnya juga bisa menghasilkan buah baik tentunya.

Hasil buah baik sudah jelas akan mempunyai harga yang lebih, dari lainnya. Konsep mendampingi petani dengan awal aku identifikasi para petani pemilik kopi arabika, lalu dikumpulkan dan diskusi tentang permasalahan kopi. Selama ini banyak petani hanya sekedar nanam namun tidak dirawat,s ehingga hasil tidak maksimal. Bagaimana saya bisa mengembangkan ilmu biar bermanfa’at untuk semua tak lain dengan berbagi dengan petani sekeliling dan terdekat terlebih dahulu.

Memproses bubuk arabika juga merupakan satu langkah lebih dari petani. Memang hasilnya lumayan tinggal bagaimana memasarkan dan strategi pasar, kalau pasar bisa terjadi dengan baik, maka akan terwujud rejeki yang 97%. Mewujudkan mimpi dengan pelan tapi pasti, mungkin inilah agribisnis pertanian.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: