Oleh: mukidi | Agustus 7, 2011

Sekolah Remaja Sarimukti

Catatan tulisan ini sudah lama sebenarnya kisah perjalanannya, karena sudah hampir 2 bulan dari lokasi. Menjalankan tugas untuk berbagai pengalaman merupakan hal yang sangat saya senangi sejak mulai bergelut di organisasi kemasyarakat.

Bertugas ke Desa Sarimukti Pasir Wangi Garut, merupakan amanah dari Piranti Works, http://magno.design-com tempat aku bekerja, belajar dan menimba berbagai pengalaman. Kampung halaman jogyakarta yang meminta untuk berbagai dengan komunitas Sarimukti. o ya Kampung halaman http://www.kampunghalaman.org yang mengantarkan aku sampai kesana.

Sebuah komunitas sekolah remaja, yang dirintis oleh teman-teman Yapemas dan Serikat Petani Pasundan, hingga sekarang sudah sampai kelas 3 SMK Sarimukti. SMK Pertanian ini sangat fleksibel sekolahnya. Artinya fleksibel disini kadang anak ada yang masuk sekolah, namun karena pekerjaan orang tua diladang banyak anak-anak juga bantu orang tua dulu diladang. Bahkan ada juga yang harus bekerja ke kota terlebih dahulu ikut orang tuanya.

Kawasan pertanian Sarimukti, sangat subur, masyarakat disana bertanam kentang dan jenis sayuran yang dikembangkan kobis, dan cabai. Tanaman konservasi ditanam disana adalah eucalyptus, masyarakat disana menanamnya bibitnya cari dihutan. Dan mereka menanamnya dilahan milik sendiri, untuk apa nantinya juga belum tahu, paling untuk kayu pertukangan kata salah satu pengurus sekolah remaja Sarimukti.

Anak-anak Sekolah Remaja Sarimukti pengembira, mempunyai semangat tinggi untuk sekolah. Beberapa anak Sekolah Remaja Sarimukti ketika ditanya hanya segelintir orang yang ingin jadi petani, tapi ketika diskusi banyak tentang masalah pertanian dan peluangnya kedepan, ya tambah beberapa orang yang ingin menjadi petani.

Yang unik disekolah ini adalah anak-anak sekolah selalu berfikir bagaimana untuk bisa memandirikan sekolahnya. Sebuah tawaran yang didiskusikan mengelola bahan pertanian yang dibutuhkan masyarakat sekitar desa tersebut. Diskusi ini sengaja aku lemparkan, seandainya bapak-bapak anak didik Sekolah Remaja Sarimukti, bisa membeli bibit tanaman sayuran di sekolah tersebut maka sudah pasti sekolah akan bisa mandiri dan berjalan dengan baik. Tinggal kapan mau mulainya.

Diskusi berjalan juga diluar kelas, pada kebun praktek pertanian. Walau hanya beberapa bedeng namun anak mencoba menanam jenis sayur macam-macam. Mereka melakukan pengamatan, apa yang ditemukan dilapangan mulai dari awal pembersihan lahan hingga mau panen.

Luar biasa sekolah remaja ini, ayo jangan pernah menyerah untuk bisa mandiri. Dan jangan pernah menyerah bahwa petani itu juga bisa sejahtera, tergantung bagaimana mengelola lahan yang sempit tapi hasilnya bisa luar bisa. Selamat bekerja dan mewujudkan mimpi untuk mandiri sekolah remaja Sarimukti.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: