Oleh: mukidi | Mei 6, 2010

Panen Padi

Belum lama aku melihat dan diskusi dengan petani penggarap padi. Sistim maro begitu orang selalu menyebutnya. Paron istilahnya dari bagi hasil, dengan sistim pembagian 50 : 50 setelah dikurangi bawon yaitu tenaga kerja yang ikut dalam menanam dan memanen, dikurangi dengan ongkos untuk pembelian pupuk, baru dibagi penggarap dan pemilik lahan.

Terlihat petani penggarap yang sudah tua, namun semangat kerjanya tinggi. Tentunya bagi sebagian orang tidak tega ketika melihat kondisi petani tersebut. Walaupun semangatnya tinggi terlihat lahan garapan disawah juga kurang baik, kemungkinan tenaganya tidak cukup untuk menggarap lahan kurang lebih seperempat hektar.

Pertanian yang dipakai juga masih tradisional belum modern, bahkan penggunaan pupuk kimia juga terlalu banyak sehingga menyebabkan banyak hal dampak pada tanah. Tentunya tidak hanya tanah saja, pasti akan berpengaruh pada hasil pertanian. Pada lahan tadah hujan tersebut pada awalnya padi nampak baik, namun ketika mulai mau dipanen padi dimakan tikus.

Padi yang banyak dikelilingi gulma terbukti bahwa sipetani tua memang tidak rajin dalam penyiangan karena faktor usia juga berpengaruh tidak mau menerima masukan orang lain tentang ilmu pertanian. Hasil pertanian dari gabah bersih biasanya petani mendapat 7 kwintal namun sekarang hanya 2,5 kwintal belum di bagi hasil, penurunan penghasilan ini mungkin juga karena pengaruh dari unsur pupuk kimia juga.

Tanah yang tidak gembur karena selalu digenjot dengan kimia, tanpa penggunaan pupuk kandang sama sekali. Melihat kondisi tanah yang semakin parah tak lain hanya ajakan mari selamatkan tanah dari kimia, gunakan pupuk organik dan petani harus mandiri bisa bikin pupuk organik. Majulah petani indonesia dan selamatkan tanah-tanah untuk cucu kita

Iklan

Responses

  1. go organik


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: