Oleh: mukidi | Februari 9, 2010

Guru dari pakar lapangan

Dimana ada kesempatan menimba ilmu selalu kucari, siapa pun orangnya tidak pernah aku hiraukan. Mau petani yang langsung praktek, mau dosen, atau hanya tukang bikin bibit tanaman atau tukang pengelola sampah semuanya mempunyai pengalaman yang menarik.

Bagiku ilmu tidak pandang bulu, kebaikan itu bisa datang dari siapa pun, anak kecil dewasa atau tukang macul. Ketika ilmu-ilmu yang perbaikan lingkungan yang pasti ke depan juga bisa mendatangkan nilai ekonomi harus kita pelajari semua.

Banyak ilmu aku belajari dari para pakar, baik itu pakar yang langsung praktek atau para ahli bahkan sering juga otodidak. Pembibitan aren aku belajar dari cerita petani, mulai dari kolang kaling yang tua, hingga siap disemai. Terus pembibitan jabon, dari petani langsung yang membibitan jabon, ilmu itu gratis semua.

Dari aren sudah aku kuasai, pembibitan jati juga sudah aku kuasai, bangga dan puas rasanya ketika bikin pembibitan dan mulai nampak tunas atau berkecambah walaupun agak lama. Satu tahun yang lalu belajar pembibitan kopi dari petani, kini juga sudah bisa dan bahkan kopi yang ditanam hasil pembibitan sendiri. Akhirnya ucapan terimakasih aku sampaikan kepada para pakar-pakar yang telah memberikan ilmu gratis kepadaku.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: