Oleh: mukidi | November 27, 2009

Jabon di kebun Ku

Orang tempatku selalu menyebut tegalan, yaitu sebutkan bagi ladang.  Ladang atau kebun yang sudah aku tanami sengon, dan tepatnya sekarang sudah 2 tahun. Pertumbuhan sengon ada yang baik, dan tentunya juga ada yang pertumbuhannya kurang.

Sengon yang mati ataupun jarak tanamnya masih agak longgar aku sulam dengan jabon. Tepatnya hari minggu, 15 November 2009 aku, anak dan istriku menanam jabon sejumlah 40 batang di lahan sekrincing nama blok ladang tersebut.

Sejak tanggal tersebut aku belum kembali ke ladang, baru sempat pada tanggal 27 November 2009, sempat ke ladang. Pergi ke ladang dengan teman, sekalian membawa pohon duku 2 batang dan 2 batang pisang. Semua pohon Jabon, duku dan pisang pemberian dari CV. Piranti Works yang produksi radio kayu.

Usai tanam duku dan pisang aku sempatkan melihat jabon yang pertama aku tanam. Wah pertumbuhannya baik sekali, kalau di daerah Margolelo Kandangan dalam waktu 15 hari, jabon ketingginya hampir 7 cm, itu pun membuat aku terkejut. Namun di kebunku aku lihat pertumbuhan jabon ketinggiannya sekitar 3 cm, lha aku lupa bawa penggaris ha ha.

Waktu aku tanam jabon, calon daun baru akan muncul. Dalam waktu kurang lebih 12 hari sejak tanam bakalan daun sudah jadi daun lebar dan ruasnya batangnya kurang lebih tambah 3 cm. Boleh kok lihat dan bedakan ya dalam poto yang ketika aku tanam dan poto yang sudah tumbuh, coba bayangkan kalau itu benar dalam waktu 5 tahun sudah berapa ya tinggi dan diameternya. Wah ini bisa jadi tabungan pendidikan anak

Jabon yang aku tanam dengan anak ku dalam poto adalah awal aku tanam, sedangkan poto jabon sendiri adalah jabon sudah tambah tinggi 3 cm. silakan amati perbedaannya e lha kok malah perintah

Iklan

Responses

  1. Kelihatannya Jabon cocok untuk pengganti sengon karena sengon sekarang sedang banyak penyakitnya.
    Yang Yut jadi pengin nyoba tanam jabon di tegalan Barang Wetan apa kira kira cocok ketinggian dan tanahnya ya?
    Di Parakan atau di Kandangan pembibitannya itu?

  2. Luar biasa Bpk.Mukidi ini..

    ajak anak saat menanam..ini pesan yg luar biasa ntk anak. saya suka cara bapak ini he he he

    salam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: