Oleh: mukidi | November 15, 2009

Nandur Jabon, Kopi Nang Kebun

tanam jabon (1)1Minggu merupakan hari libur ngantor, dan selalu aku gunakan untuk aktifitas yang bermanfa’at untuk perbaikan lingkungan. Bisa untuk diskusi dengan petani, dan juga untuk kegiatan tanam menanam pohon.

Minggu 15 Nopember 2009, aku, anak dan istri ke kebun yang sudah ada tanaman sengon dan kopi arabica yang telah ku tanam hampir 2 tahun sampai Desember 2009. Kopi dan sengon belum lama telah ku pupuk kandang dan pertumbuhannya semakin baik. Namun sengon ada beberapa hal yang kurang enak dipandang, batang sengon ada yang kering, tapi tidak membuatku putus asa.

alas curug kethekanUntuk sengon yang jarak tanamnya terlalu jauh, aku sulam dengan jabon. Tanaman jabon sudah lama di teras rumah karena menunggu hujan. Jabon pemberian dari CV.Piranti Works memang sengaja aku tanam di lereng Sumbing sebagai uji coba pada dataran tinggi. Sekalian ketika nanti aku cerita dengan petani biar langsung lihat di kebun ku, dengan pola contoh bisanya petani akan berubah.

Memang menanam butuh kesabaran, namun ketika menanam tanaman keras seperti kopi, sengon dan kopi serta jabon selalu di sinisi orang. Kebanyakan masyarakat di desaku selalu tanam tanaman semusim, sehingga apa yang aku lakukan selalu menimbulkan pertanyaan.

kopi dilahan dekat sungaiBahkan di teras rumahku banyak bibit kopi arabica yang aku buat sendiri, dan akan saya tanam di lahan di ketinggian lebih dari 100o meter dari permukaan laut. Ini pun juga mengundang pertanyaan, apalagi pada lahan rencana mau buat tanam kopi di sekitarnya belum ada tanaman kopi, semuanya tanaman semusim.

Lahan yang mau ditanam kopi arabika, lahannya dilereng Gunung Sumbing. Kalau hutan muncul air terjun, juga ada kera ekor panjang. Sungguh kalau ini bisa terwujud kebun kopi dengan naungan kayu keras, seperti damar, pinus maupun jabon akan semakin menambah keindahan alam, dan bisa jadi wisata alam.

Keprihatinan saya terhadap anak-anak sekeliling, karena mereka sudah tidak kenal dengan tanaman keras yang ada disekitarnya. Dengan niatnya memperbaiki alam, aku tanam kopi dan aku yakin 5 tahun ke depan akan menghasilkan buah. Buah itulah yang akan menghasilkan rejeki apalagi nanti jadi wisata alam, siip tenan kalau impian ini terwujud.

Iklan

Responses

  1. maaf Gan saya bukan mau koment tapi mau tanya.

    bagus mana antara sengon dengan gamelina ? dilihat dari :
    1. perawatan yang paling mudah
    2. pertumbuhan yang paling cepat
    3. harga yang paling tinggi
    4. kualitas kayunya yang terbaik

    jawabannya via email saja Gan.
    terima kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: