Oleh: mukidi | Juni 21, 2009

Nang Gunung Wuluh dan Kopi Tlahap

DSCN0741Melihat pemandangan pegunungan memang kesukaan aku, apalagi sekarang ditemani oleh pendamping pribadi wah luar biasa. Biar si istri juga tahu persis kegiatan suaminya, e kok malah promosi.

Mungkin banyak orang yang belum tahu tentang gunung wuluh, sebuah dusun yang masuk Desa Canggal Kecamatan Candiroto, Dusunnya tidak terlalu besar. Gunung wuluh semua orang menyebutnya, mungkin karena dekat dengan bukit wuluh terus dikasih nama Gunung Wuluh, itu si ilmu perkiraan saya.

Dusun yang terletak di bukit wuluh ini, masyarakatkannya mengandalkan hidup dari lahan pertanian. terlihat kopi arabica juga tumbuh baik dilahan masyarakat maupun pada lahan perhutani dengan PHBMnya. Kopi yang tumbuh dibawah tegakan pinus pada lahan perhutani terlihat baik. Nampaknya PHBMnya juga berjalan baik, semoga proses berjalannya berlangsung terus.

Sebenarnya perjalannya saya ke gunung wuluh untuk belajar cara pembibitan pinus, yang dikerjakan oleh ibu-ibu dilahan perhutani. Namun biji sudah didederkan dan tumbuh bahkan sudah dipindah ke polibeg, jadinya tidak bisa praktek langsung. Tapi ada ibu yang baik memberitahu cara membibitkan pinus, wah luar biasa si ibu ini, kata hatiku.

Usai mendengarkan pengajian lingkungan dari ibu yang baik hati, terus sama istri melihat pemandangan hutan pinus di gunung wuluh. Wah airnya jernih sekali, dan angin yang mengoyangkan pohon pinus menambah suasana semakin ramai.

Lepas dari Gunung Wuluh di Kecamatan Candiroto, meluncur ke Kecamatan Kledung e e e kok kaya Pejabat saja, putar-putar. Naik lewat jumprit menuju wilayah Kecamatan Bansari Trus masuk wilayah Kledung. Masuk Desa Tlahap terus menuju lahan kopi yang sudah mau panen.

DSCN0747Di atas Desa Tlahap nampak kopi tumbuh baik, sambil bertanya dengan petani yang baru menyiang kopi. “Untuk satu batang kopi, bisa mendapatkan 16 kg, ada yang 10 kg itu merah dan hijau, mas” jelas petani. Wah seandainya aku punya 1000 batang dan per batang bisa menghasilkan 10 kg saja sudah berapa ton yaaaa.

Mimpi-mimpi untuk mewujudkan kebun kopi pun, mulai aku rintis. Putar-putar ke Tlahap, hanya untuk memberikan gambaran kepada pendamping setiaku biar tahu persis tentang kopi, dan kopipun menjanjikan.

Iklan

Responses

  1. wah karo bojone to lek kuwi heeeeee atau karo pacare
    gimana kabarnya ??????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: